Postingan

Pengalaman Diet Rebus-Rebusan Selama Dua Bulan

Gambar
Tahun lalu saya memulai percobaan diet ini. Tepatnya pada bulan Mei 2025. Sebenarnya, saya sudah merencanakannya sejak Januari 2025. Namun, karena alasan tertentu, saya baru menjalankannya pada Mei 2025.  Saya ingin sedikit bercerita. Selama ini saya memiliki timbangan badan manual dengan jarum penunjuk. Timbangan itu selalu menunjukkan berat badan saya di kisaran 66–67 kg. Dengan tinggi badan 166 cm, saya merasa berat badan tersebut sudah cukup ideal. Namun, pada bulan Januari, saya mencoba mengganti timbangan badan saya dengan timbangan digital. Ternyata selama ini berat badan saya sebenarnya berada di angka 69–70 kg. Ya, selisihnya sekitar 3 kg.  Terus terang, saya cukup kaget karena selama ini sudah merasa puas dengan angka yang ditunjukkan timbangan jarum tersebut. Saya kemudian mencari referensi tentang mana yang lebih akurat antara timbangan digital dan timbangan jarum. Hampir semua referensi menyebutkan bahwa timbangan digital lebih akurat. Namun, di saat yang sama, sa...

Kerja Keras dan Konsisten Bukan Jaminan

Gambar
Saya sedang berada di warung kopi saat pikiran untuk menulis ini muncul. Belakangan ini marak sekali media sosial, kita melihat kalimat motivasi yang kurang lebih sama: kunci kesuksesan adalah kerja keras dan konsistensi. Banyak orang terinspirasi oleh tokoh-tokoh besar yang dikenal karena ketekunan dan disiplin mereka, seperti Cristiano Ronaldo. Cerita-cerita ini terdengar seperti janji manis, seolah kalau kita terus bekerja keras tanpa henti, maka pada akhirnya kesuksesan pasti datang. Memang ada benarnya. Tapi di sisi lain, itu bukan jaminan mutlak. Tidak ada satu pun yang bisa menjamin bahwa kerja keras yang konsisten pasti berujung pada sukses. Yang sebenarnya terjadi, kerja keras dan konsistensi hanyalah cara untuk memperbesar peluang kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Bukan hasilnya yang dijamin, melainkan kesempatan untuk mengeksekusi peluang yang semakin banyak. Bayangkan seperti melempar dadu. Kalau kita hanya melempar satu kali, peluang mendapatkan angka enam tentu k...

Pemandangan yang Menjauh

Gambar
Ada pemandangan yang cukup untuk membuat seseorang tercengang hanya dengan sekali pandang. Begitu pula yang aku rasakan. Dari kejauhan, ia tampak begitu indah, seolah memanggil, seolah menjanjikan ketenangan dan kehidupan yang lebih baik. Dalam hati, keinginan untuk berada di sana tumbuh perlahan, namun bersamaan dengan itu, kegelisahan pun ikut bergejolak. Aku bertanya-tanya, apakah tempat itu memang seindah jika ditinggali seperti ketika dipandang dari jauh? Atau justru keindahannya hanya pantas dinikmati sebagai jarak? Aku tak pernah tahu, sebab aku belum pernah benar-benar sampai ke sana. Jaraknya terlihat jauh, tapi terasa masih dalam jangkauan. Meski ragu, aku tetap memutuskan untuk melangkah. Kukemas kemah dan barang-barangku ke dalam ranselku lalu pergi meninggalkan tempat peristirahatanku saat itu. Namun perjalanan tak semudah yang ku bayangkan. Semakin jauh aku melangkah, kakiku semakin lelah. Anehnya, pemandangan yang kutuju terlihat semakin menjauh. Namun, langkah kakiku se...

Refleksi Diri di CPI

Gambar
Sedang berada di Makassar untuk tugas luar, sore itu saya langsung menuju CPI (Centre Point of Indonesia). Seperti biasa, saya membina raga: lari, jalan cepat, lalu berakhir dengan jalan santai. Dari pukul lima sore hingga mendekati delapan malam, ritmenya berubah pelan-pelan. Niat interval run akhirnya kalah oleh kondisi tubuh, dan saya memilih bertahan pada durasi, sekitar dua setengah jam termasuk jeda untuk salat dan minum. Langkah demi langkah membuat pikiran ikut bergerak. Hal-hal praktis bercampur dengan yang lebih jauh. Tanggung jawab, pengelolaan uang, bayangan lima sampai sepuluh tahun ke depan, keterampilan yang belum dikuasai, kemungkinan memulai bisnis, sampai pertanyaan-pertanyaan kecil tentang beban di gym dan disiplin lari pagi. Anehnya, semua itu tidak terasa berat. Bangunan-bangunan CPI yang tertata rapi membuat langkah lebih ringan. Pikiran mengalir tanpa harus dipaksa, sampai sebuah kalimat muncul begitu saja, entah dari ingatan lama atau benar-benar baru. "Pet...

Ego Mengurungmu pada Tempat yang Sama.

Gambar
Ego membuatmu gengsi untuk bertanya, seolah bertanya adalah tanda kelemahan. Ego membuatmu merasa paling benar, hingga kamu menutup telinga dari masukan yang sebenarnya bisa menyelamatkanmu. Ego juga mendorongmu menutupi kesalahan, bahkan berbohong tentang dirimu sendiri demi terlihat sempurna. Tidak jarang, ego membuatmu menyembunyikan perasaan hanya karena takut dianggap rapuh. Pada akhirnya, ego hanya mengurungmu di tempat yang sama. Karena itu, kamu harus berani “membunuh” egomu. Bukan untuk merendahkan diri, tetapi untuk membuka ruang bagi perubahan. Jika ingin berhasil melakukan sesuatu, kamu harus menurunkan ego, belajar, mendengar, dan menerima bahwa kamu tidak harus selalu benar. Terimalah bahwa manusia adalah tempat kesalahan, dan bahwa salah merupakan bagian dari diri kita yang tidak dapat dihindari. Ketahuilah bahwa dunia ini pun tidak dirancang secara sempurna bagi manusia. Oksigen yang kita hirup, yang jelas-jelas kita butuhkan untuk hidup, perlahan membuat tubuh kita m...

Fungsi Ekologis Gunung Paleteang

Gambar
Pegunungan atau perbukitan selalu memiliki banyak fungsi dan manfaat bagi lingkungan, karena tempat-tempat tinggi seperti ini tidak hanya membuat alam terlihat lebih indah, tetapi juga membantu menjaga udara tetap bersih, mengatur suhu di sekitarnya, serta menjadi rumah bagi banyak tumbuhan dan hewan yang penting bagi keseimbangan alam.  Salah satu fungsi terbesarnya adalah sebagai daerah resapan air, karena tanah di kawasan pegunungan mampu menyerap dan menyimpan air hujan dalam jumlah yang sangat besar sehingga air tersebut bisa mengalir perlahan ke sungai dan tanah di bawahnya, yang membantu mencegah banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau.  Hal ini juga berlaku untuk Gunung Paleteang di Pinrang, yang walaupun ukurannya sebenarnya lebih mirip sebuah bukit dan letaknya sangat dekat dengan kawasan perkotaan, tetap memiliki peran penting sebagai ruang hijau yang membantu menjaga kualitas udara, melindungi alam, dan mengurangi dampak negatif dari pembangunan k...

Pilihlah Latihan yang Fungsional

Gambar
Latihan yang paling baik sebenarnya bukan yang paling berat atau paling membuat kita kelelahan, tetapi latihan yang fungsional. Latihan yang selain mendukung kesehatan juga dapat mendukung aktivitas kita sehari-hari. Banyak orang berpikir bahwa olahraga harus selalu keras, menguras tenaga, atau dilakukan sampai titik maksimal. Olahraga harus break the limits istilah populernya. Padahal, tujuan utama berolahraga adalah membuat tubuh lebih sehat dan membantu kita bergerak dengan lebih nyaman dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita tidak memiliki hobi atau pekerjaan yang menuntut kekuatan fisik besar, atau tidak sedang mengejar target tertentu seperti membentuk tubuh berotot atau membuat perut sixpack, maka latihan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru jauh lebih bermanfaat. Contohnya adalah jalan kaki. Bila kita bukan atlet maraton atau tidak sedang berjuang untuk menurunkan berat badan, maka berjalan kaki setiap hari sudah cukup untuk menjaga kebugaran. Aktivitas harian kita ...