Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

Jadilah Anak Nakal Sekaligus Orang Tua Kejam ke Diri Sendiri

Gambar
"Jadilah Anak yang Nakal Sekaligus Orang Tua yang Kejam ke Diri Sendiri" Kalimat ini kelihatannya keras, tapi sebenarnya penuh arti. Ini bukan ajakan untuk berbuat salah, tapi lebih ke cara pandang hidup. Kalau dipikir baik-baik, anak yang nakal itu biasanya kreatif, aktif, tidak takut salah. Dia banyak tanya, banyak mencoba, tapi kadang juga bikin repot. Tapi dari situlah orang belajar. Tidak semua hal harus patuh terus, tidak semua aturan cocok untuk semua orang. Ada saatnya orang perlu langgar aturan yang menghambat diri berkembang. Di situlah kenakalannya masuk, bukan berarti jahat, tapi berani. Kalau dalam urusan diet contohnya, kadang orang terlalu ikut aturan orang lain. Harus begini, harus begitu. Padahal tubuh tiap orang beda-beda. Kalau kita cuma patuh buta, akhirnya bosan, stres, dan gagal. Jadi kadang memang harus nakal. Coba-coba metode sendiri. Gabung-gabung makanan yang cocok. Langgar pola yang bikin sengsara. Tapi tetap sadar tujuan. Nakal yang sadar, bukan a...

Surat Keterangan Rencana Tata Ruang Pinrang

Gambar
Sebagai staf yang bertugas di bidang tata ruang Kabupaten Pinrang, saya terlibat langsung bagaimana proses pengurusan surat keterangan rencana tata ruang Kabupaten Pinrang menjadi bagian penting dalam pembangunan di daerah ini. Setiap permohonan yang masuk bukan hanya sekadar dokumen administratif. Di baliknya, ada harapan, ada rencana besar dari pemohon, baik itu perorangan maupun badan usaha. Maka dari itu, pekerjaan ini saya anggap bukan cuma rutinitas, tapi juga bentuk tanggung jawab terhadap arah pembangunan Kabupaten Pinrang. Ketika permohonan masuk, hal pertama yang saya pastikan adalah kelengkapan berkas terutama kepemilikan lahan entah itu sertifikat, akta jual beli, atau PBB. Banyak pemohon datang dengan harapan bisa cepat diproses, tapi tidak sedikit juga yang belum paham pentingnya data dan dokumen yang lengkap. Tugas saya bukan cuma memeriksa, tapi juga memberi pemahaman bahwa semua ini untuk kepentingan mereka sendiri. Kalau dokumen tidak lengkap atau lokasi tidak sesuai...

Makassar dalam Ingatan

Gambar
Menikmati kembali kota Makassar setelah sekian lama tidak berjumpa itu rasanya campur aduk. Terakhir ke sini pas lebaran kemarin. Tadi pagi sempat keliling sejenak, sekadar lihat-lihat kota kelahiran yang sudah lama kutinggalkan. Sudah empat tahun lebih saya tidak benar-benar tinggal di kota ini, dan ternyata banyak sekali yang berubah. Jalanan sudah tidak seperti dulu lagi. Beberapa bahkan saya sempat bingung, ini satu lajur atau dua lajur. Perkembangan kotanya pesat sekali. Bangunan baru muncul di mana-mana, café-café bermunculan, kebanyakan belum pernah saya datangi. Tidak seperti dulu, hampir semua café pernah saya singgahi, sekarang malah saya merasa asing. Yang dulu ada, sekarang banyak yang sudah tidak ada. Ditutup, diganti, atau mungkin sudah berpindah tempat. Kendaraan makin padat, suasananya makin sibuk, tapi harus diakui, kondisi jalanan jauh lebih baik sekarang. CPI yang dulu cuma sebagian kecil, sekarang sudah luas sekali, dan sepertinya makin hari makin diperluas lagi. A...