Dunia Tidak Punya Tanggung Jawab
Kemarin, saat sedang scroll Instagram, saya melihat sebuah video yang cukup menarik perhatian. Seorang anak SMA sedang tantrum di depan orang tuanya, menangis dan merengek karena tidak diberi mobil yang dia inginkan. Anak itu mencoba segala cara untuk memaksa keinginannya dikabulkan. Mengamuk, berguling-guling di lantai, bahkan membanting pintu. Melihat video tersebut, saya jadi teringat masa SMP dan SMA saya dulu. Setiap kali saya meminta sesuatu kepada (alm.) bapak, jawabannya hampir selalu sama: "Tidak!" diiringi dengan nasihat panjang lebar. Apalagi jika yang saya minta adalah barang yang sedang tren tapi dianggapnya tidak bermanfaat. Omelannya bisa bertahan berhari-hari. Namun, ada hal unik yang saya sadari setelah beberapa waktu. Setelah saya berhenti berharap dan melupakan permintaan saya, tiba-tiba Bapak membelikan apa yang saya minta itu. Bahkan, beberapa kali barang yang beliau berikan jauh lebih bagus dari yang saya inginkan. Salah satu contohnya adalah PlayStati...